Paradox January 6, 2008
Posted by titosuharto in Renungan.trackback
Apapun dapat menjadi suatu “kebenaran”.
Apapun juga dapat menjadi suatu “kesalahan”.
Andai 2 mata pisau sama – sama tajam,sisi mana yang akan kita pilih untuk mengiris?
Semua tergantung pada sang pengiris.
Apakah sang pengiris tau mana yg terbaik untuk digunakan?
Itu semua tergantung hati dari sang pengiris.
Apakah suatu kebenaran dapat diputar balikkan?
Itu semua tergantung dari si pemilik hati.
Hati yang bersih lah yang dapat mengerti apa itu suatu kebenaran atau suatu kesalahan.
Comments»
No comments yet — be the first.