Berdamai dengan keadaan


alhamdulilllah, kita semua sampai pada saat ini, telah sampai pada level ini karena kita bisa menerima diri kita sepenuh hati…

Tidak semua orang bisa melakukan ini, berapa banyak kita mendengar cerita cemoohan manusia yang menyesali hari dan pencapaiannya sampai saat ini…

Kita tumbuh, belajar, dan selamanya tidak akan menjadi sempurna…

Tapi itulah yang menjadikan manusia bagitu istimewa, karena kita akan menjadi manusia biasa seumur hidup, tidak bisa dibayangkan kita menjadi sempurna dan membenci sebuah kesalahan…

Terngiang kata-kata yang begitu sakti yg terngiang di telinga

‘Don’t stop failing, don’t stop trying’

-SELAMAT DATANG UNTUK PRIBADI YANG BISA KEMBALI BERBAGI-

Kekuatan WordPress sebagai Platform CMS


KOMPAS.com – Bila anda seorang blogger atau web developer tentu tidak asing dengan WordPress. WordPress memungkinkan anda untuk membuat blog atau situs web sehingga Anda bisa melakukan publikasi di internet. Selain itu WordPress juga sebagai CMS (Content Management System) yang bisa dipakai oleh blog keroyokan untuk menampung banyak anggota yang melakukan publikasi artikel.

WordPress yang merupakan open source dapat di-download dan dijadikan platform untuk membuat blog atau situs tanpa harus bayar. Banyak ahli SEO (search engine optimization) menyarankan, bila Anda berniat membuat situs pribadi atau blog atau situs untuk berjualan pakailah WordPress sebagai platform-nya karena WordPress dinilai lebih akrab dengan search engine seperti Google. Mengapa demikian? Apa kira-kira kekuatan WordPress ini dibandingkan dengan platform lainnya seperti Joomla! dan Drupal?

Pada bulan November 2010 yang sebuah situs http://www.testking.com mencoba memberikan gambaran kekuatan dari WordPress ini.

1. Market Share terbesar

Per September 2010 yang lalu WordPress dilaporkan memiliki pasar 55,3 % dari pasar platform blog yang ada. Angka ini sangat jauh dari Joomla yang hanya 10,8 %, Drupal 6,3 %, vBulletin 6,2 %, dan Blogger 2,7 %. Patut kita cermati angka yang diperoleh oleh Blogger yang sangat kecil padahal platform blog ini dimiliki oleh Google. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai hasil yang diraih Blogger ini.

2. Pada 2010 yang lalu terdapat 27 juta lebih publisher yang menggunakan WordPress

Dari 27 juta ini, 13,9 juta merupakan para blogger yang menggunakan WordPress dan sebanyak 13,8 juta CMS WordPress yang terinstal. Selain itu setiap harinya terdapat 350.000 artikel diterbitkan dan 400.000 komentar ditampilkan. Per November 2010 yang lalu WordPress 3.0 yang sudah di-download sebanyak 23.211.650 lebih, 120 ribu lebih plugins, dan 1.285 lebih theme. Angka-angka ini tentu akan bertambah di tahun 2011 ini karena semakin banyak orang yang terlibat di internet dan penetrasi internet yang semakin dalan di kehidupan manusia.

3. WordPress tersedia dalam 120 bahasa di dunia

Meskipun pada dasarnya berbahasa Inggris, WordPress telah berkembang sampai mencapai 120 bahasa di dunia. Menarik untuk kita lihat selain bahasa Inggris yang paling banyak yaitu 66%, Spanyol 8,8%, Portugis 6,5%, ternyata Indonesia menempati posisi kelima dengan angka blog sebanyak 3,5%. Itu artinya sangat banyak juga orang Indonesia menggunakan WordPress untuk blog.

4. WordPress dalam daftar 1.000 top situs versi Google

Menurut daftar 1.000 situs paling top versi Google, pada bulan September 2010 yang lalu, WordPress memiliki unique visitor sebanyak 96.000.000, 1.100.000.000 page views, menjadi peringkat 15 dalam semua kategori dan peringkat pertama dalam kategori blog. Sebanyak 0,80% dari 1.000 situs paling top tersebut berbasiskan WordPress, termasuk situs yang sering saya kunjungi seperti Mashable.com.

Tidak disangsikan lagi sampai saat ini hampir tidak ada lawan yang sepadan bagi wordpress dalam ranah blog maupun CMS. Tidak itu saja, WordPress tidak pernah puas dengan apa yang ada saat ini, mereka terus berinovasi sehingga makin mudah mengoperasikannya. Hal ini terlihat pada seri WordPress 3.0 yang menurut blog http://www.tomipurba.net memiliki beberapa kelebihan berikut ini.

1. Penggabungan WordPress.org dengan WordPress MU (Multi User). Dengan adanya fitur ini pengguna dapat mengorganisasikan banyak blog dengan 1 orang admin.

2. Default Themes berubah menjadi Twenty Ten Themes. Themes ini terdiri dari 2 column sidebar kanan plus 3 widget di bagian footer. Loading blog juga cepat.

3. Kustomisasi warna background, header dan shortlink sangat mudah tinggal pilih warna yang di suka di menu appearence.

4. Upgrade plugin bisa dilakukan bersamaan dan hanya dilakukan dengan 1 klik saja.

5. Pembetulan 1,217 bugs yang telah ditemukan di versi beta dan sebelumnya.

Tentu bukan berarti WordPress bisa segalanya. Platform lainnya seperti Joomla! dan Drupal sudah pasti punya kelebihan tersendiri sehingga orang juga masih menggunakannya. Bagaimana menurut Anda?

Sumber — Kompas

Bagaimana Benua Afrika Terbelah?


VIVAnews – Umumnya, pembentukan sungai, laut, atau gunung terjadi dalam waktu yang sangat lambat. Namun, kasus yang terjadi di Afar, kawasan utara Ethiopia, lain dari yang lain. Sebuah samudera mulai terbentuk dengan kecepatan luar biasa, untuk ukuran standar geologi.

Pada tahun 2005, Dereje Ayalew dan rekan-rekannya yang merupakan geolog dari Addis Ababa University terkejut, dan bahkan ketakutan. Bagaimana tidak, mereka baru saja turun dari helikopter dan menginjakkan kaki di dataran gurun di Ethiopia, saat bumi yang mereka pijak berguncang.

Continue reading “Bagaimana Benua Afrika Terbelah?”

Wasiat Seikat Sapu Lidi


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Perempuan paruh baya itu, datang tergopoh ke madrasah sederhana di bilangan Jakarta Selatan. Ia menemui pengelola madrasah, sambil menenteng seikat sapu lidi. Tak banyak kata, ia langsung menyerahkan sapu lidi itu. “Saya sudah tua, belum bisa beramal banyak. Saya hanya bisa memberi sapu lidi ini untuk meyapu sampah”, wasiatnya, sembari menolak imbalan dari pengurus madrasah. Kejadian ini agak tak lazim. Sang nenek datang dari jauh, hanya untuk menyerahkan seikat sapu lidi. Di bawah cuaca terik siang itu, ia membagikan tiga ikat sapu lidi, di tiga sekolah yang berbeda. Sembari menyeka peluh, orang tua itu mengurai sebab ia sedekah sapu lidi. Andaikan kaya, ia ingin mewakafkan tanah untuk masjid dan sekolah, serta menunaikan zakat tiap bulan. Jika ia penguasa, ingin berbuat adil, memihak yang lemah dan menolong yang menderita. Tapi, hingga senja menjelang, Allah belum mengabulkan niat-niat mulia itu. Maka, ia mewujudkan dengan caranya sendiri. Dengan tenaga yang tak lagi muda, dia minta beberapa lembar daun kelapa ke tetangganya. Dirautnya satu persatu daun kelapa itu, hingga menjadi tiga ikat sapu lidi. Ikatan sapu lidi itu, ia maknai sebagai bentuk persatuan umat. Sapu lidi juga untuk membersihkan sampah, wujud dari gerakan menyapu sampah masyarakat, seperti maling, koruptor, dan penyakit sosial lainnya yang merugikan kehidupan bermasyarakat. Ia memilih sekolah, harapannya sapu lidi dipahami maknanya. Sebuah generasi yang baik ditempa di sekolah yang mendidik murid-muridnya taat pada kebersihan. Sampah hanyalah simbol kotor yang sejatinya juga melekat pada diri manusia. Sapu lidi dalam diri manusia, adalah bentuk istighfar, evaluasi diri, dan pikiran-pikiran positif yang menuntun manusia menjadi manusia sesungguhnya. Manusia yang taat pada Tuhan, memanusiakan manusia lainnya, tidak berlaku kotor dan berusaha adil. Seikat sapu lidi, adalah bentuk persatuan umat. Sebuah generasi harus dipahamkan, bahwa perjuangn mencapai kejayaan, tidaklah mampu seorang diri. Berjamaah, itulah kenapa Islam jaya dan membumi sebagai agama samawi di bumi ini. Sifat suka tercerai-berai, bukti sebuah bangsa yang rapuh. Mudah diadu domba dan terjajah. Dengan bahasa dan sudut pandang nya itulah, orang tua itu memberikan sapu lidi ke sekolah. Dilihat wujudnya, memang tidak istimewa. Tapi, wasiat yang menyertai sapu lidi itu, ruh yang membuat nasihat dalam seikat sapu lidi menjadi hidup. Ia hanya orang biasa, tapi ia ingin menutup usia dengan makna hidup yang luar biasa. Setelah menyerahkan sapu lidi, perempuan tua itu pamit. Ia telah menunaikan niat mulianya, dengan cara yang diyakininya sampai tujuan. Ini pelajaran hidup yang bisa dilakukan oleh semua kita. Membuat perubahan positif dari cara-cara sederhana. Mari, kita coba sekarang.

Note: Uraian di atas ditulis oleh Bapak Sunaryo Adhiatmoko

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatu.

Source : BDI Chevron.