Hasil dari sebuah “INTEGRITAS”


Assalmu’alaikum,,,
Sudah lama dan kita sudah banyak yang mengerti apa itu integritas. banyak pula yang sudah dapat memberi contoh yang baik bagaimana suatu intagritas itu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tapi banyak juga yang melupakan nilai-nilai itu setelah seseorang barada diatas roda kehidupan. banyak alasan yang mendasari itu semua, salah satunya menomorsatukan berapa keuntungan yang diperolehnya.

Simak sedikit kisah yang saya dapat dari artikel lain tentang bagamana suatu integritas itu dipertahankan sebagai suatu roh dalam roda perusahaan :

“Walaupun telah duduk dalam jajaran orang terkaya dalam usia yang sangat muda, namun Larry dan Sergey tidak pernah melupakan saat-saat kerja keras mereka di sebuah garasi kecil di Menlo Park Resident. Juga saat-saat mereka menghabiskan isi kulkas Susan, pemilik rumah dimana garasinya mereka sewa. Oleh karenanya, jangan heran jika melihat di GooglePlex makanan yang disediakan tiga kali sehari secara cuma-cuma dari perusahaan bagi seluruh karyawan, fasilitas kesehatan di kantor, bahkan perawatan bayi bagi ibu-ibu muda. Hal ini tak lepas dari keyakinan mereka berdua tentang sebuah nilai kebaikan dari saling berbagi dengan sesama, termasuk karyawan.
Hal lain yang dapat kita pelajari adalah bagaimana prinsip “Be No Evil” ini mereka terapkan dalam pelayanan produk mereka.

Seperti yang kita ketahui bersama, hingga saat ini Google telah mengembangkan diri mulai dari sekedar sebagai mesin pencari data (Search Engine), hingga menjadi sebuah situs web pemberitaan yang lengkap, email, gambar, peta satelit, video, dan masih banyak lagi lainnya. Semua pengembangan diri Google ini telah memberikan banyak kontribusi yang berarti dalam pengembangan dunia maya hingga saat ini. Semua itu mereka lakukan bukan atas dasar mencari uang semata, namun juga demi kepuasan masyarakat, dengan cara mempelajari terlebih dahulu setiap kebutuhan mayoritas pengguna dan pemecahannya sebelum mereka mulai mengembangkannya.

Dan kini dunia pun mengakui peran mereka yang sangat besar dalam memajukan teknologi, khususnya Teknologi Informasi. Semua itu tak lepas dari nilai integritas yang mereka yakini selama ini dalam menjalankan usaha. Jadi benarlah sebuah pepatah yang mengatakan, siapa yang menabur banyak akan menuai banyak; siapa yang menabur sedikit akan menuai sedikit pula.”

Cerita diatas itu adalah contoh sedikit dari banyak perusahaan yang menempatkan integritas sebagai roh mereka. seperti diketahui pula bahwa Google tahun ini menjadi merek paling mahal diseluruh dunia. Pencapaian prestasi itu tak lepas dari komitmen mereka yang dibangun sejak awal perusahaan itu berdiri.

Semoga Integritas ini juga dimiliki oleh para generasi muda Indonesia,
salam damai dan semangat untuk menuju hal yang lebih baik dimasa depan…

Wassalamu’alaikum.

Author: titosuharto

Cuma manusia yang tak akan pernah berhenti untuk memperbaiki diri. Dan cuma bisa bersandar padaNya,,, InsyaAllah manfaat. New spirit, new soul, and new heart.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s